Sabtu, 17 Oktober 2009

KERANGKA KARANGAN

Kalimat adalah:
1. suatu bentuk ujaran (tutur) yang terdiri dari satu kata atau lebih, yang mendukung suatu makna yang lengkap yang diapit oleh kesenyapan awal dan kesenyapan akhir.
2. kesatuan ujar yang mengungkapkan suatu konsep pikiran dan perasaan, perkataan, satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual atau potensial terdiri atas klausa.

Paragraf atau alinea merupakan bagian dari suatu kesempatan atau aturan tertentu yang terdiri atas sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi, biasanya mengandung suatu ide pokok. Ide pokok ada yang tersurah ada yang tersirat. Ide pokok biasanya dituangkan ke dalam kalimat utama.
Syarat-syarat paragraf yang baik:
1. mengandung ide pokok atau pikiran utama
2. adanya keterpaduan atau koherasi antara kalimat yang satu dengan yang lain
3. makna kata dapat dipahamai
4. penggunaan kata penggabung yang tepat

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengemukakan pikiran atau pendapat baik secara lisan maupun tertulis. Peristiwa ini disebut mengarang atau menulis. Pada dasarnya mengarang itu mengorganisir ide-ide atau gagasan-gagasan secara bulat dan utuh yang dituangkan dalam kalimat-kalimat setiap alinea. Karangan yang paling sederhana dapat terdiri dari satu alinea atau paragraf saja.Setiap alinea hanya mengandung satu gagasan atau satu ide pokok.. gagasan utama atau ide pokok ini dijelaskan dengan pikiran penjelas sehingga merupakan alinea yang lengkap.

Membuat kerangka karangan
Agar memudahkan dalam penyusunan kerangka karangan kita harus menyusun kerangka karangan. Kerangka karangan adalah suatu rencana kerja yang berisi garis-garis besar dari suatu karangan yang digarap. Cara menyusun kerangka karangan.
1. tentukan tema karangan, isi menjiwai seluruh karangan
2. merumuskan pikiran utama atau kalimat utama
3. menyusun pikiran-pikiran penjelas
4. meneliti atau menilai; apakah pikiran penjelas berhubungan dengan pikiran utama?. Apakah ada pikiran penjelas yang sama atau sederajat?
5. menentukan susunan yang paling sesuai untuk mengurutkan pikiran utama. Susunlah secara logis!

Langkah-Langkah Membuat Karangan
Bila Anda hendak menulis karangan, apapun bentuknya seperti yang telah disebut di atas, langkah-langkah yang harus dikerjakan meliputi: 
1. Menentukan tema karangan
2. mengumpulkan ide atau bahan karangan
3. menyusun kerangka karangan
4. mengembangkan kerangka karangan menjadi karangan yang sebenarnya
5. memberi nama karangan alias judul

Judul karangan adalah nama karangan atau kepala karangan . Judul bisa saja hanya sebuah ucapan atau sebuah frase yang menarik. Nama judul bisa sama dengan nama tema, tetapi bisa juga tidak sama dengan nama tema. Syarat suatu judul adalah :
1. relevan dengan isi karangan
2. berbentuk frase/kelompok kata
3. menarik perhatian

ada lima jenis karangan, yaitu:
1. Deskripsi: yaitu jenis karangan yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu sehingga pembaca seolah-olah turut menginderai (melihat, merasakan, dan mendengar) maksud penulis. Deskripsi dapat pula mengdeskripsikan perasaan hati, misalnya perasaan kasih sayang, cinta dan cemas.
Dalam lukisan perincian peristiwa akan menolong pengarang menciptakan suasana yang diinginkannya. Misalnya saja kita ingin melukiskan keindahan alam di perbukitan, tingkah laku margasatwa di cagar alam yang dilihatnya, memerlukan ketelitian dalam pengamatan alam sekitar yang kita lihat itu.
2. Argumentasi: yaitu jenis karangan yang mempengaruhi sikap dan pendapat pembaca agar percaya dan akhirnya bertindak seperti apa yang diinginkan oleh penulis. Dasar sebuah tulisan yang bersifat argumentasi adalah berfikir kreatif dan logis. Tulisan disertai dengan sejumlah alasan yang masuk akal.
3. Narasi: yaitu jenis karangan yang berisi cerita nyata atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya peristiwa.
Dalam narasi ini dasarnya menjawab pertanyaan”Apa yang terjadi?”, karangan yang berbentuk ceritera misalnya: roman, novel, hikayat, dongeng, kisah perjalanan, biografi, ceritera pendek dan lain sebagainya.
4. Eksposisi: yaitu jenis karangan yang memaparkan atau menguraikan sesuatu hal, proses atau cara kerja sesuatu yang disertai fakta atau bukti sehingga pembaca meyakini kebenaran isi penulis.
Eksposisi/paparan menggambarkan atau menjelaskan bagaimana peristiwa itu terjadi . supaya paparan itu jelas, diperlukan fakta, gambar, denah, dan statistik.
5. Persuasi: yaitu jenis karangan yang berusaha membujuk atau merayu pendengar/pembaca untuk mengikuti ajakan penulis . Biasanya ditujukan untuk mencari pengaruh atau masa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar